Perbedaan DNA Dan RNA Juga Perannya Dalam Tubuh

Diposting pada

Perbedaan DNA Dan RNASeperti yang diketahui bahwa selama ini anda mengenal tentang mahluk hidup tersusun atas beberapa bagian yaitu dimulai dari pembentukan sel – sel dan jaringan yang bersatu menjadi organ nantinya akan membentuk sebuah kesatuan dinamakan dengan sistem organ baru di dalam sebuah organisme.

Apakah Perbedaan Antara DNA Dan RNA Dalam Peranannya Di Tubuh

Apakah anda pernah berpikir bahwa bagaimana bisa diantara satu pasangan suami istri akan dapat menghasilkan anak dengan pola sifat dan fisik yang hampir serupa dengan kedua orangtuanya.

Anak sendiri atau ‘filial’ memang membawa kedua sifat dari keturunannya masing – masing dikarenakan dalam proses perkembangannya anak – anak yang dimaksud tersusun atas 2 DNA keturunan. Namun ada juga RNA yang menjadi pewaris keturunan selain adanya DNA / ‘deosiribo nucleat acid’ yang menjadi salah satu bagian tak terpisahkan.

Melihat dari bentuk fisik, jika DNA itu sendiri digambarkan menyerupai pita berwarna biru sebagai pembawa kode – kode genetik maka RNA dapat diibaratkan sebagai sebuah pita berwarna merah berisikan zat ‘asam ribonukleat’ yang mempunyai peranan sangat penting di dalam tubuh manusia tidak hanya satu saja melainkan bersifat bervariasi diantaranya adalah sebagai berikut :

  • ‘Catalization’ sebagai media yang bermanfaat untuk mengkatalisasi bagian – bagian dari DNA.
  • Sebagai alat / media yang berguna dalam inisiasi terhadap reaksi Biologis.
  • Sebagai alat / media untuk control ‘ekspresi gen’.
  • Untuk ‘komunikasi seluler’ dan alat untuk ‘mensintesis’ beragam jenis protein.

Meskipun peranan dari sebuah RNA sangat penting namun tetap harus bekerja secara gotong – royong dimana pekerjaan RNA harus berlangsung bersama – sama dengan DNA dan juga protein jadi hal – hal inilah yang merupakan sebuah kesatuan penting untuk mencapai tujuan pengkodean.

Bahkan molekul – molekul bersangkutan disebutkan sebagai 3 bahan utama seorang calon individu baru untuk dapat bertahan hidup apabila kinerjanya saling bertolak – belakang dan tidak berlangsung secara berkesinambungan maka bisa menjadi kegagalan total bagi calon filial. Yang mana sebenarnya antara DNA dan RNA tidak memiliki perebdaan terlalu besar, baik itu dari segi komposisi maupun fungsi utama, hanya saja ada 3 hal utama yang bisa membedakan RNA dengan DNA diantaranya adalah sebagai berikut :

  • DNA adalah ‘heliks ganda’ seperti yang pernah dibahas sebelumnya bahwa bentuk fisik sebuah DNA mirip dengan tangga yang berkelok – kelok dimana ada 2 bagian pita yang menghubungkan dengan protein di dalamnya, berbeda sekali dengan RNA yang hanya sebatas satu pita dan berbentuk berkelok – kelok.
  • RNA yang terkandung di dalamnya merupakan ribose atau bisa dikatakan sebagai gula tunggal dan bukan DNA yang secara umum mengandung deoksiribosa yang rantai karbonnya bisa dengan mudah untuk diteliti.
  • Perbedaan yang ketiga adalah terletak pada basa, apabila di dalam DNA anda mengenal adanya ‘adenin guanin’, ‘timin’, dan ‘sitokonin’ maka yang berada di dalam RNA adalah ‘adenin’, ‘guanis’, ‘sitokinin’, dan ‘urasil’ sedangkan ‘timin’ tidak ada.
  • Adapun perbedaan DNA dan RNA yang mendasar adalah RNA dalam hal ini memegang peranan penting di dalam melakukan transkripsi kode dan translasinya sedangkan DNA hanya bersifat sebagai ‘template’ atau wadah cetakan yang masing – masing berisikan semua informasi genetik.

Pada akhirnya nanti RNA akan dibagi ke dalam beberapa bentuk diantaranya adalah ‘RNA Messenger’ atau terkenal dengan istilah mRNA juga RNA transportasi atau tRNA dan rRNA. Keduanya sama – sama mempunyai bentuk dan bahan penyusun yang sama tetapi dengan fungsi yang berbeda – beda. Ternyata tak hanya DNA saja melainkan juga RNA memiliki fungsi yang jauh lebih besar terhadap rangkaian proses pengkodean genetik.

Demikian kami menguraikan dengan singkat tentang perbedaan DNA dan RNA juga perannya dalam tubuh, semoga bermanfaat !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *