Pengertian Respirasi Aerob Dan Anaerob

Diposting pada

Pengertian Respirasi Aerob Dan Anaerob – Baik kali ini kita akan membahas mengenai pengertian dari respirasi aerob dan anaerob.

Sebagian dari kita mungkin masih awam pengertian dari aerob dan anaerob, karena memang tidak semua orang mempelajari ilmu tersebut. Lalu apa pengertian respirasi aerob dan anaerob? Dan hal apa yang membedakan antara keduanya, mari simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Respirasi Aerob

Jadi respirasi aerob adalah sebuah reaksi pemecahan senyawa glukosa dengan memerlukan adanya oksigen. Dalam respirasi aerob sendiri setidaknya ada 4 tahapan. Seperti tahapan glikolisis, tahapan dekarboksilasi oksidatif, tahapan siklus Krebs, serta tahapan transport elektron.

Jadi pada proses glikolisis, pemecahan molekul gula menjadi asam piruvat terjadi di sitoplasma. Selanjutnya terjadi proses dekarboksilasi oksidatif di mitokondria yang mana itu mengubah asam piruvat menjadi asetil Co-A.

Nah setelah itu terjadi tahapan ketiga yaitu siklus Krebs di mitokondria yang menghasilkan oksaloasetat dan asam sitrat. Dan Pada tahapan yang terakhir yaitu transpor elektron di membran dalam mitokondria yang menghasilkan H2O beserta energi.

Pengertian Respirasi Anaerob

Terbalik dengan aerob, respirasi anaerob sendiri adalah proses pemecahan glukosa yang tidak membutuhkan oksigen sama sekali, adapun organisme organisme yang dapat melakukan respirasi anaerob, seperti misalnya, khamir, bakteri asam laktat, serta otot tubuh pada manusia.

Dan juga jika disandingkan dengan aerob, respirasi anaerob sendiri menghasilkan energi yang lebih sedikit, respirasi anaerob sendiri dibedakan ke dalam dua tahapan atau proses, yaitu fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat.

Nah itu tadi merupakan pengertian dari keduanya, lalu apa yang membedakan antara respirasi aerob dengan anaerob? Mari simak penjelasan berikut.

  • Perbedaan Tempat

Jadi kebanyakan proses terjadinya respirasi aerob itu pada mitokondria, sedangkan respirasi anaerobik sendiri itu terjadi di sitoplasma.

  • Perbedaan Proses dan Tahapan

Respirasi aerob prosesnya cenderung sedikit lebih panjang terdiri dari empat tahapan seperti yang telah dijelaskan tadi, sementara Anaerob sendiri prosesnya hanya dua tahapan, cenderung lebih cepat.

  • Perbedaan Kebutuhan Oksigen

Dari pengertiannya saja kita sudah bisa menebak perbedaan dari keduanya, di mana respirasi aerob dalam prosesnya itu membutuhkan oksigen, sementara Anaerob sama sekali tidak membutuhkan oksigen.

  • Produk Yang Dihasilkan

Respirasi aerob cenderung menghasilkan energi yang jauh lebih besar kurang lebih 36 ATP, sedangkan respirasi anaerob menghasilkan energi yang jauh lebih sedikit hanya 2 ATP.

Baca Juga :

Nah itu saja untuk artikel kita kali ini semoga bisa bermanfaat, jangan lupa share agar semakin banyak orang yang tahu, terima kasih terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *