Pengertian dan Definisi Mobilitas Sosial

Diposting pada

Pengertian dan Definisi Mobilitas SosialPengertian Mobilitas sosial merupakan suatu gerak perpindahan lapisan sosial menuju lapisan sosial yang baru baik itu dari lapisan atas ke bawah maupun bawah ke atas. Mobilitas sosial juga sangat erat kaitannya dengan pelapisan sosial atau dalam kalangan cendikiawan lebih umum disebut stratifikasi social.

Mungkin kita akan bertanya-tanya, apakah setiap masyarakat mengalami proses mobilitas sosial? Pada kenyataannya, tidak semua masyarakat mengalami mobilitas sosial.

Dalam masyarakat yang terbuka akan lebih sering terjadi mobilitas sosial, namun tidak demikian pada masyarakat yang strukturnya tertutup, masyarakat yang masih menganut sistem kasta akan mengalami kusulitan untuk melakukan mobilitas sosial, khususnya masyarakat yang berada di kelas bawah.

Pada masyarakat strata/kelas atas sebenarnya dapat melakukan mobilitas sosial, dengan menikahi kelas bawah, maka mereka akan dapat berpindah kelas, di bawahnya. Namun demikian biasanya mereka enggan melakukan itu, karena akan menurunkan derajat mereka.

Faktor-Faktor Pendorong dan Penghambat

Kenapa masyarakat melakukan mobilitas sosial, dan mengapa masyarakat yang lain sulit untuk melakukan mobilitas sosial? Berikut ini adalah beberapa faktor pendorong dan faktor menghambat mobilitas sosial:

Faktor Pendorong Mobilitas Sosial

  1. Faktor struktur masyarakat

dalam masyarakat Indonesia pada umumnya menganut system demokrasi yang terbuka, oleh sebab itu masyarakat sekecil-kecilnya dapat kesempatan yang sama untuk menduduki status sosial yang tinggi. Oleh sebab itu, jikakita perhatikan ada banyak pejabat publik yang dulunya dilahirkan dari keluarga yang biasa-biasa saja, dan sekarang menduduki jabatan yang tinggi.

  1. Faktor Individu

Individu menjadi faktor pendorong terjadinya mobilitas sosial, jika kita mampu meningkatkan kapasitas diri tentu kita akan sanggup bersaing dan pada akhirnya dapat menempati posisi yang baik.

  1. Faktor Pendidikan

Pendidikan menjadi salah satu factor pendorong terjadinya moobilitas social, dengan pendidikan seseorang mampu melakukan lompatan status social, dari keluarga miskin dapat melompat menjadi pemilik perusahaan, owner usaha, dan lain-lain.

Faktor Penghambat Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial tidak hanya berjalan lancar dengan faktor-faktor pendorong mobilitas sosial, karena selain faktor pendorong juga terdapat faktor-faktor penghambat mobilitas sosial, sebagai berikut:

  • Perbedaan Ras dan Agama

Ras digunakan sebagai alat untuk menghalangi suatu komunitas untuk melakukan mobilitas social, di afrika selatan dulu terjadi politik Apartheid yang membuat orang kulit hitam menjadi masnusia nomor dua, di bawah manusia kulit putih yang membuat orang kulit hitam tidak mampu melakukan mobilitas “ke atas”.

Lain halnya di Indonesia, politik ras tidak terlihat sama sekali, namun ada potensi penggunaan sentiment “politik agama” untuk menekan kelompok di luar agama tertentu, agar tidak melakukan mobilitas social ke atas, walaupun demikian sampai saat ini masih dalam taraf yang wajar.

  • Faktor Kemiskinan

Sering kali kemiskinan menjadi faktor penghambat mobilitas sosial karena orang miskin memiliki sedikit akses terhadap misalnya pendidikan.

Dengan pendidikan yang minim tentu akan menghambat dalam proses mobilitas sosial. Kemiskinan akan memiliki banyak turunan, salah satu turunan kemiskinan adalah sulitnya seseorang untuk naik ke dalam status sosial yang teratas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *