Mari Mencicipi Masakan India Dari Hidangan Pembuka Hingga Penutup

Diposting pada

Mari Mencicipi Masakan India Dari Hidangan Pembuka Hingga Penutup – Apakah anda sekali waktu pernah merasa bosan menyantap masakan Bunda yang home cooking dan terkesan makan makanan yang rasanya begitu – begitu saja di rumah ? Sehingga bisa membuat nafsu makan anda menjadi berkurang ? Maka dari itu penting sekali untuk mencoba jenis makanan yang berbeda dari makanan keseharian anda. Beranilah mencicipi makanan baru dengan sensai rasa yang lebih istimewa yang akan memperkaya perbendaharaan rasa indera pengecap anda terhadap makanan tersebut. Contohnya adalah masakan Indonesia, Jepang, Korea, Chinese, atau Western saat ini sudah  terlalu lazim untuk sajian home cooking di rumah bahkan bisa dibuat sendiri di dapur rumah anda.

Seperti halnya masakan Nusantara, salah satu masakan mancanegara yang populer di Indonesia adalah beragam sajian khas orang India yang dominan mendapatkan pengaruh besar dari ragam kuliner budaya negara – negara sekitarnya. Kuliner India terpengaruh dari Persia dan sedikit makanan China dengan ditandai memanfaatkan rempah – rempah, ikan laut dan olahan susu, adalah variasi kuliner India yang memang sangat tergantung oleh hasil bumi, budaya, dan juga kepercayaan masyarakatnya yang sebagian besar menganut agama Hindhu. Warga Hindhu di sini mewajibkan pengikutnya untuk menjadi seseorang yang vegetarian sehingga masakan India cocok sekali untuk memberikan anda sebuah pengalaman baru terhadap indera pengecap anda.

Pada beberapa kawasan hunian di India dengan warganya hampir  seratus persen adalah pemeluk agama Hindhu, dapat dengan mudah dijumpai restoran – restoran yang khusus menyajikan menu vegetarian, tetapi anda juga bisa mencicipi menu daging sehingga tak perlu merasa khawatir. Keberadaan agama Islam maupun Kristiani di dalamnya menjadikan menu masakan India cukup beragam untuk anda kenal dengan pengolahan masakan dari daging baik itu yang halal maupun yang biasa – biasa saja / tidak halal. Pada umumnya, restoran India di kawasan warga Hindhu Indi akan menyuguhkan beragam sajian uang membedakan secara jelas antara menu vegetarian dan menu yang mengandung daging. Nah, kami rangkum dari berbagai sumber, akan merekomendasikan kepada anda tentang menu – menu masakan India seperti makanan pembuka, side dish, makanan utama, sampai makanan penutup yang bisa dinikmati saat sedang liburan ke India. Selengkapnya anda bisa cek di Nyoozee.com.

Baca Juga : Pengertian Penyakit Glaukoma

Makanan Pembuka

Untuk makanan pembuka, anda bisa mencoba samosa. Makanan berbentuk segitiga atau tepatnya limas segitiga ini sangat mudah untuk anda jumpai setiap hari di resto – resto masakan India di mancanegara. Konsep samosa di Indonesia mirip dengan pangsit, tapi mempunyai isian yang agak berbeda. Samosa adalah adonan kulit dari tepung yang diisikan dengan bahan – bahan tertentu biasanya daging berbumbu, pasta kentang dan wortel rebus, bawang bombai goreng, kacang – kacangan berbumbu, lentil, makaroni,  mie, dan yang lainnya. Kemudian direbus atau digoreng. Samosa India asli biasanya vegetarian dan disajikan dengan raita atau chutney adalah saos ala orang India.

Kalau anda suka makanan serupa kroket, maka anda bisa mencicipi aloo tikki, merupakan  salah satu makanan terbuat dari pasta kentang yang berbentuk mirip perkedel dipanggang, tapi dicampur dengan bumbu khas India. Aloo artinya kentang dan tikki artinya semacam kroket atau makanan yang dipanggang, adalah adonan kentang tumbuk berbentuk pasta dengan berbagai tambahan bumbu pelezat di dalamnya lalu dibentuk bulat dan digoreng dengan tepung roti atau dipanggang lebih nikmat. Gorengan kroket India ini bisa disajikan bersama dengan saus seperti saus ketumbar campur mint, saus asam Jawa, saus jahe kering campur asam Jawa, atau yogurt dan kacang Arab.  Samosa dan aloo tikki oleh beberapa orang tidak harus selalu menjadi salah satu makanan pembuka dari hidangan lengkap ala orang India. Anda dapat menikmati keduanya sebagai camilan kala minum teh hangat pada waktu sore hari.

Makanan Utama

Hidangan main course atau makanan utama dalam kuliner India ini menyerupai dengan masakan Indonesia. Lauk yang tersedia dimakan bersamaan dengan makanan pokok berupa nasi, bisa anda pilih. Dua diantaranya adalah biryani dan pulao.

Biryani atau biriani merupakan salah satu masakan berupa nasi yang dimasak dengan campuran beragam bumbu berupa rempah – rempah dan sayur segar beserta daging. Menurut Lizzie Collingham, seorang pengarang buku yang menelusuri tentang sejarah asal – usul makanan kari, biryani modern adalah hasil perpaduan sajian nasi khas orang India terpilih dari resep nasi pedas berbumbu rempah khas India dengan pilaf Persia. Pulao atau juga pilaf, pilav, pilau, pilafi, palaw, palavu, plov, palov, polov, polo, polu, atau kurysh adalah nasi yang dimasak dengan kuah kaldu daging. Selain rempah dan bawang bombai, dalam masakan India ini pada umumnya ditambahkan dengan suwiran daging, ikan laut, pasta, sayur, dan buah – buahan kering yang hanya ada di India saja.

Meskipun pada beberapa resto mewah di India dan juga di luar negeri beranggapan bahwa kedua sajian berupa nasi tersebut di atas adalah sama tapi sebagian koki mereka menganggap pulao dan biryani merupakan dua jenis masakan India yang berbeda cara pengolahan dan racikan bumbu yaitu terletak pada bahan – bahan bahan tambahan. Dalam kebudayaan Indonesia, biryani adalah makanan pokok serupa nasi, sedangkan pulao perannya setara dengan lauk – pauk. Nasi dan daging pada nasi biryani dimasak secara terpisah, sebelum akhirnya digabung lalu dimasak bersamaan. Sedangkan pulao biasanya langsung menggabungkan antara nasi dan daging untuk dimasak secara bersamaan. Rasa kari pada biryani lebih kuat daripada pulao.

Apabila anda merasa kurang suka untuk makan lauk dengan nasi, anda bisa mencicipi sejenis roti bernama chapati dan paratha. Chapati adalah adonan roti gandum yang sengaja dibuat tidak mengembang dimana orang India menyebut chapati dengan sebutan roti. Chapati biasanya dibuat tanpa perisa dan dibiarkan tanpa rasa alias tawar untuk dimakan bersama dengan lauk berkuah, berbumbu pedas / saos. Meski demikian, ada juga warga India yang suka menambahkan paneer, lobak, atau sayuran lainnya ke dalam makanan berkuah ini sebagai salah satu pelengkap saos.

Bedanya dengan sajian bernama paratha dengan chapati adalah terletak pada ketebalannya. Paratha lebih tebal dari chapati dan teksturnya berlapis – lapis. Selain chapati dan paratha, ada juga kulcha, puri, dan naan. Masing – masing adalah termasuk kategori flatbread dengan bahan dari tepung, tekstur, dan cara masak yang berbeda. Nah, karena nasi pulao bisa dianggap lauk, beberapa warga suka memakan chapati, paratha, atau roti India lainnya dengan pulao. Meskipun makan roti dengan nasi tampak unik, sebenarnya double carbs ini mirip juga dengan kebiasaan di Indonesia dengan makan nasi uduk bersama bihun atau mi.

Selain makanan pokok, tentu harus ada lauk – pauk. Bagi anda yang vegetarian bisa memesan chana masala atau mattar paneerChana masala atau juga chole adalah kari dengan campuran berupa kacang Arab, tomat, bawang, cabai, dan berbagai rempah lainnya sehingga menghasilkan masakan seperti sop pedas ala orang Eropa.

Tekstur kacang Arab yang lembut tapi gurih menjadi bahan utama yang tepat untuk lauk – pauk yang satu ini. Perpaduan rasa rempah – rempah yang lengkap hampir serupa dengan jenis sajian dari kacang yang lainnya dengan ditambahkan paneer (susu yang dipadatkan), anda bisa memesan mattar paneer atau mattar paneer masala.

Gambar 10 : rogan josh, via www.dishmaps.com

Anda warga India yang tidak vegetarian bisa memesan rogan josh atau murgh makhani. Rogan josh adalah masakan India yang menggunakan daging domba muda, disiram dengan saus rempah – rempah berasa super pedas. Cocok disantap bersama dengan roti.

Murgh makhani sederhananya disebut juga dengan butter chicken atau masakan berkuah dari ayam dibalur saos mentega. Saus kari yang dilumurkan pada daging ayam ini biasanya tidak terlalu tajam oleh rempah – rempah sehingga sekilas cicip menyerupai masakan dari Indonesia. Mentega memberikan efek melembutkan, yang membuat masakan India ini berasa lebih gurih.

Makanan Pelengkap (Side Dish)

Menu – menu makanan India  yang telah disebutkan di atas tidak akan lengkap disantap tanpa kehadiran dua makanan pelengkap di bawah ini. Anda membutuhkan chutney dan raita untuk melengkapi dan menyeimbangkan rasa gurih dari masakan berupa daging domba atau ayam hingga ikan laut berdasarkan pengalaman kuliner India mancanegara.

Gambar 12 : berbagai variasi chutney via englishrosefrommanchester.com

Chutney adalah salah satu makanan pelengkap yang memiliki beragam variasi, umumnya terbuat dari potongan acar atau buah. Meskipun demikian, ada pula yang dihaluskan menjadi saus. Chutney berbentuk saus yang memiliki warna cerah seperti berwarna merah terbuat dari campuran tomat atau asam Jawa. Chutney saus berwarna hijau biasanya terdiri dari daun mint atau daun ketumbar. Chutney bisa dimakan bersama dengan beragam jenis roti atau nasi.

Gambar 13 : raita via food.ndtv.com

Berbeda dengan chutneyraita pada umumnya berbahan dasar dari yogurt atau dahi. Raita bisa dimakan bersama dengan pulao atau biryani. Biasanya raita terbuat dari yogurt, rempah – rempah, dan bahan utama lainnya berupa sayuran, kacang – kacangan, atau buah. Keberadaan raita cukup penting untuk fungsi menurunkan suhu tubuh saat makan. Apalagi kalau anda memesan makanan yang cukup pedas.

Makanan Penutup

Sebagai makanan penutup, anda disarankan memesan rasgulla atau gujia. Rasgulla adalah bola -bola yang terbuat dari bahan adonan tepung semolina dan chhena, merupakan salah satu jenis keju India yang dibalur dengan sirup gula hingga rasa manis benar – benar menyerap ke dalamnya.

Gambar 15 : gujia, via www.onlymyhealth.com

Pilihan lainnya adalah gujia. Sekilas pandang terlihat bentuknya seperti pastel dengan isian bihun atau soun dan sayur – sayuran. Tapi anda jangan salah. Gujia adalah makanan penutup dengan isian yang manis : ada buah – buahan kering, kelapa dicampur gula, suji, dan khoya (susu yang dikeringkan).

Nah itulah rekomendasi hidangan lengkap makanan India sudah tersedia di Indonesia. Tentu tidak ada salahnya apabila anda ingin memesan menu yang lainnya. Selamat bereksperimen dengan indera perasa melalui beragam sajian khas India.

Baca Juga : Faktor Kebutuhan Primer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *