Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Duku

Diposting pada

Tanaman duku yang mempunyai nama latin lansium domesticum corr merupakan tanaman yang tumbuh di Indonesia. Tanaman ini merupakan jenis tanaman liar dan merupakan buah musiman yang biasa dipanen pada awal tahun. Tanaman ini bisa tumbuh subur di daerah beriklim basah. Di Indonesia sendiri dikenal beberapa varietas duku seperti condet, kalikajar dan metesih.

Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Duku
Penjelasan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Duku

Buah duku mengandung banyak manfaat bagi tubuh. Salah satu kandungan dalam buah duku yaitu dietary fiber berguna untuk melancarkan sistem pencernaan juga dapat mencegah kanker kolon. Selain itu, kulit buah duku juga bisa dimanfaatkan sebagai obat diare dan obat demam. Pohon duku juga dipercaya bisa menyembuhkan bisa gigitan dan obat disentri.

Baca Juga : Syarat Tumbuh Tomat

Klasifikasi tanaman duku

Tanaman duku bisa hidup sampai ratusan bahkan ribuan tahun. Tanaman ini termasuk dalam golongan perennial atau berbuah musiman. Berikut adalah klasifikasi tanaman duku.

  • Kingdom: Plantae
  • Subkingdom: Tracheobionta
  • Divisi: Spermatophyta
  • Kelas: Magnoliopsida
  • Sub Kelas: Rosidae
  • Ordo: Sapindales
  • Famili: Meliaceae
  • Genus: Lansium
  • Spesies: Lansium domesticum Corr

Morfologi tanaman duku

Sebagai tanaman yang termasuk dalam golongan tumbuhan liar, tanaman duku terbagi dalam kelompok spesies yang hampir mirip, baik dari segi daunnya, pohonnya, dan lainnya. Salah satu jenis spesies yang masih berkerabat dengan tanaman duku dan berbentuk mirip adalah meliaceae atau dikenal dengan nama lansep.

  • Pohon

Pohon tanaman duku berkayu dan berwarna coklat muda. Kayu ini sangat keras dan di beberapa tempat dijadikan sebagai bahan pembuatan rumah. Kayu ini juga dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan obat disentri.

  • Batang

Batang pada tanaman duku berbentuk keras karena duku termasuk tumbuhan berkeping dua. Batang berbentuk bulat dan panjang sekitar 10 meter tergantung pertumbuhan tanaman dan juga umur. Pertumbuhan batang sangat terlihat jelas, yaitu mengarah ke atas. Terdapat bintik-bintik pada permukaan kulit batang yang berbentuk silinder.

  • Akar

Jenis tanaman ini mempunyai akar tunggang, dan menancap lurus ke bawah. Maka dari itu, tanaman ini berdiri tegak lurus dan kokoh. Akar pada tanaman duku terdiri dari bulu akar untuk menyerap air juga unsur hara dalam tanah dan tudung akar untuk melindungi ujung akar yang akan merambat. Akar tanaman biasanya berwarna putih dan berserabut.

  • Daun

Daun berbentuk sirip ganjil dengan anak daun tersusun berseling. Daun pada tumbuhan duku mempunyai panjang sekitar 21 cm dan lebar hingga 9 cm dan majemuk. pangkal pada daun berbentuk runcing dan ujung daun berbentuk lancip. Tulang pada daun berbentuk menyirip dan mengkilap serta berwarna hijau tua.

  • Bunga

Bunga pada tanaman duku keluar dari pertemuan percabangan ranting. Bunga ini mempunyai tangkai yang pendek dan berukuran kecil. Bentuk bunga ini bercabang pada akarnya dan menggantung seperti buah kelapa. Bunga ini berwarna hijau dan kuning juga mempunyai putik dan benang sari dalam satu tandan.

  • Biji duku

Sebagai tumbuhan dengan kategori dikotil, biji buah duku berbentuk lonjong bulat. Biji buah duku dilapisi oleh daging buah yang tebal dan kenyal. Panjang biji pada buah duku sekitar 2 mm.

  • Buah duku

Buah duku berbentuk bulat seperti bola dengan diameter sekitar 2-4 cm. Terdapat daging buah yang berwarna bening dan kenyal. Daging buah tertutup oleh kulit duku yang sangat tipis. Pada saat masih muda buah berwarna hijau dan berwarna kuning pucat ketika sudah tua dan masak.

Baca Juga : Proses Memilih Bibit Ginseng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *