Akibat Terjadinya Rotasi Bumi

Diposting pada

Akibat Terjadinya Rotasi Bumi – Tata surya terdiri atas susunan benda – benda langit seperti matahari yang berfungsi sebagai pusat untuk selanjutnya planet – planet lainnya mengelilingi matahari,  juga ada sekumpulan asteroid yang memiliki markas dan lintasan diantara jalur Mars dan Jupiter dimana di sekitarnya terdapat sekumpulan bintang – bintang berukuran besar, agak besar atau kecil – kecil disertai komet yang merupakan salah satu jenis bintang berekor.

Beberapa peristiwa atau kegiatan rutin yang menyertai bagian dari tata surya adalah rotasi dan revolusi. Rotasi adalah kegiatan berputarnya anggota tata surya pada porosnya masing – masing. Yang melakukan kegiatan rotasi ini adalah gugusan planet – planet dan satelit.

Sedangkan yang dimaksud dengan revolusi adalah suatu peristiwa atau kegiatan mengelilingi sesuatu seperti planet sedang mengelilingi matahari dan satelit – satelit yang mengelilingi planetnya. Planet Bumi adalah salah satu jenis planet yang paling sering melakukan rotasi dan revolusi Bumi.

Terjadinya siang atau malam disebabkan karena Bumi sedang berputar pada porosnya yang dikenal dengan istilah akibat Rotasi Bumi.

Bumi akan beredar mengelilingi sumbunya atau poros dari arah barat menuju ke timur yang disebut dengan istilah Rotasi Bumi. Lamanya berlangsung peredaran Bumi mengelilingi sumbunya disebut dengan istilah Kala Rotasi yaitu kira – kira sekitar 23 jam 56 menit 4 detik. Kala Rotasi adalah hitungan waktu dalam sehari.

Peredaran Bumi dalam mengelilingi sumbunya tidak akan terasa oleh makhluk di alam semesta karena adanya Gaya Gravitasi Bumi. Sehingga Gravitasi Bumi akan menarik semua benda – benda menuju ke arah pusat Gravitasi Bumi itu sendiri. Meskipun Bumi tetap berputar, anda tetap tidak merasakan adanya pergerakan Rotasi Bumi atau jatuh ketika posisi anda sedang ada di bagian bawah Bumi.

Akibat Adanya Rotasi Bumi

1). Terjadinya pergantian siang dan malam

Akibat Rotasi Bumi menyebabkan munculnya pergantian hari yaitu siang dan malam. Hal ini terjadi pada dua bagian Bumi yang setengah menghadap secara langsung ke matahari dan mengalami waktu siang sementara bagian yang membelakangi matahari akan mengalami waktu malam.

2). Adanya gerak semu harian matahari

Bumi bergerak mengelilingi matahari. Matahari adalah salah satu pusat dari tata surya yang dikelilingi oleh planet – planet di dalam satu jalur orbit termasuk bumi.

Peristiwa yang bersangkutan dikenal dengan istilah gerak semu harian matahari. Pergerakan semu harian matahari terjadi karena disebabkan oleh adanya rotasi bumi yang menyebabkan matahari seolah – olah terlihat mengelilingi bumi. Sementara diketahui bahwa matahari adalah salah satu bintang yang memiliki fungsi untuk menghasilkan energi atau cahaya sendiri. Matahari akan berkeliling pada sebuah lubang hitam yang terpusat pada Galaksi Bimasakti.

3). Adanya perbedaan waktu

Rotasi Bumi berpengaruh besar terhadap adanya perbedaan waktu terutama pada bagian – bagian tertentu Bumi. Terdapat 24 daerah waktu yang terpusat di Bumi.

Pusat waktu terbesar berlokasi di Kota Greenwich, Inggris yang terletak sekitar bujur 0 derajat dimana masing – masing selisih bujur adalah kisaran 15 derajat perbedaan waktu yang mengalami selisih sekitar satu jam.

Bagian Bumi sebelah timur dari area Greenwich akan mengalami perputaran waktu yang lebih cepat dari Greenwich sedangkan pada bagian Bumi di sebelah barat Greenwich akan mengalami perputaran waktu yang lebih lambat.

4). Adanya perbedaan percepatan Gravitasi Bumi

Rotasi Bumi menyebabkan adanya gerakan – gerakan yang memiliki arah menjauhi pusat. Akibatnya adalah Bumi berbentuk menjadi tidak bulat dengan sempurna.

Terdapat bentuk – bentuk tidak baku pada kedua kutubnya yang selanjutnya akan mengembang di bidang khatulistiwa sehingga diameter kutub Bumi menjadi berukuran lebih kecil dibandingkan dengan diameter khatulistiwa. Akibatnya adalah percepatan Gravitasi Bumi pada daerah kutub menjadi lebih besar jika dibandingkan dengan daerah khatulistiwa.

5). Adanya pembelokan arah arus laut

Secara garis besar angin akan menyebabkan terjadinya arus laut. Di bagian Bumi Selatan, arah arus laut berbelok – belok searah dengan berputarnya jarum jam. Sedangkan pada belahan Bumi Utara, arah arus laut berbelok – belok berlawanan arah dengan putaran jarum jam. Gerakan pembelokan arah angin dan pembelokan arus laut dikenal dengan istilah yaitu ‘Efek Cariolis’.

Akibat Adanya Rotasi Bumi

  1. Munculnya perbedaan pada ketebalan atmosfer.
  2. Bisa memfungsikan satelit.
  3. Terjadinya perubahan pada arah bandul / efek ‘Faucault’.
  4. Terjadinya ‘jetlag’ apabila anda sedang naik pesawat.

Demikian kami menjelaskan tentang akibat terjadinya rotasi bumi, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *