Tahapan Komputer Booting

Diposting pada

Tahapan Komputer Booting¬†–¬†Bagi Anda yang akan mengoperasikan komputer, perlu mengetahui bagaimana tahapan komputer booting. Namun, sebelum mengetahuinya, Anda terlebih dahulu memahami pengertian booting.

Pengertian Booting adalah proses perjalanan mengaktifkan komputer dari awal hingga komputer diambilalih oleh sistem operasi komputer secara penuh sehingga komputer dapat digunakan oleh user sebagai brainware.

Perlu Anda ketahui, saat melakukan booting, BIOS adalah hal yang paling penting dalam mengaktifkan komputer hingga sistem operasi komputer berjalan lancar.

Meskipun BIOS sangat penting, BIOS tidak memiliki sistem operasi apapun dalam sebuah komputer. Namun, BIOS dapat memuat salah satu bagian sandi atau keyword yang terdapat di sektor pertama komputer.

Tahapan Komputer Booting

BIOS di sistem komputer dapat melakukan hal-hal penting sebagai berikut:

  • BIOS dapat melakukan inisialisasi atau pengaktifan serta melakukan pengujian terhadap perangkat keras yang disebut dengan nama power on self test (POST).
  • Menjalankan sistem operasi namun tidak memiliki satu pun sistem operasi.
  • Melakukan pengaturan beberapa konfigurasi dasar dalam komputer, seperti waktu, tanggal, konfigurasi media penyimpanan, kestabilan komputer, kinerja komputer hingga konfigurasi proses booting.

Nah, bagaimana tahapan komputer booting sebenarnya? Untuk lebih jelasnya simak penjelasan berikut ini.

  • Langkah awal dalam proses booting adalah menekan tombol power yang terdapat di hardware atau perangkat keras komputer dimana saat tombol power ditekan, memori komputer dalam kondisi kosong. Pada proses awal ini, setelah tombol power komputer ditekan, prosesor akan mencari alamat tertentu. Pada umumnya, alamat tersebut terletak di BIOS yang kemudian BIOS akan aktif.
  • Saat BIOS aktif, BIOS akan mengambil alih sistem operasi komputer. Namun, pengambilalihan tersebut bersifat sementara karena BIOS tidak memiliki sistem operasi apapun. Setelah pengambialihan tersebut, dilanjutkan dengan pengecekan seluruh sumber variasi data yang terdapat di memori komputer. Selain itu, pengecekan juga dilakukan di device lain yang terhubung dengan komputer Anda. Nah, di proses inilah disebut dengan nama Power On Self Test (POST). Di proses POST ini, apabila terjadi masalah dalam salah satu device maka proses booting akan dihentikan otomatis atau tidak berlanjut melainkan akan muncul peringatan tentang masalah yang terjadi di device tersebut. Masalah di device tersebut pada umumnya disebut dengan nama configure the grid dimana proses booting tidak akan berlanjut ke tahap selanjutnya. Namun, jika tidak ada masalah di salah satu device maka proses akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya.
  • Proses selanjutnya adalah adalah BIOS mencari kartu grafis. Kartu grafis yang dicari oleh BIOS ini pada umumnya tertanam di komputer. Setelah itu, sistem BIOS akan menjalankan kartu grafis BIOS. Selain itu, BIOS juga akan melakukan pengecekan terhadap ROM di perangkat komputer Anda.
  • Langkah selanjutnya adalah jika BIOS telah melakukan proses pengecekan secara menyeluruh maka BIOS akan mencari sistem operasi yang telah diinstal di perangkat komputer Anda.
  • Jika semua proses pengecekan yang dilakukan oleh BIOS berjalan lancar tanpa ada masalah, maka komputer langsung diambil alih oleh sistem operasi dimana user atau pengguna dapat langsung menjalankan komputer dengan menggunakan berbagai macam program yang telah diinstal di komputer tersebut.

Hal-hal tersebut di atas adalah tahapan komputer booting. Tahapan komputer booting memang tidak terlalu rumit, namun ada juga yang bermasalah saat booting. Pada umumnya, penyebab masalah saat booting adalah karena koneksi atau masalah akses pada prosesor komputer.

Selain masalah tersebut, kegagalan dalam tahapan komputer booting juga dapat disebabkan oleh beberapa perangkat keras lainnya yang terhubung ke komputer Anda, seperti: RAM, VGA atau bahkan harddisk yang terdeteksi mengalami kerusakan atau hambatan. Kerusakan tersebut pada umumnya disebabkan oleh prosesor yang mengalami overheat atau masalah lainnya yang mungkin timbul.

Nah, bagaimana menurut pendapat Anda? Apakah Anda sudah memahami tahapan komputer booting? Jika sudah, biasakan untuk menghidupkan atau mengaktifkan perangkat komputer Anda dengan benar agar perangkat komputer Anda tidak mengalami masalah saat proses booting. Selamat mencoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *