Syarat Dan Ketentuan Untuk Mengajukan KPR

Diposting pada

Syarat Dan Ketentuan Dalam Mengajukan KPRKPR merupakan kependekan dari Kredit Pemilikan Rumah yaitu kredit yang dipakai dalam membeli rumah maupun bagi keperluan konsumtif lainnya yang menggunakan jaminan atau agunan berbrntuk Rumah.

Meskipun pengaplikasiannya mirip, KPR tidak sama dengan kredit renovasi dan konstruksi. Jaminan yang dibutuhkan untuk KPR yaitu rumah yang nantinya akan didapatkan itu sendiri yang digunakan bagi KPR Pembelian.

Sedangkan dari segi KPR Refinancing atau KPR Multiguna yang menjadi jaminan yaitu Rumah yang telah dimiliki.

Karena KPR ini masuk ke dalam bentuk Kredit Konsumtif, peruntukan pengajuannya haruslah ditujukan pada kegiatan yang berupa Konsumtif misalnya pembelian kendaraan bermotor, furniture, dan rumah.

KPR tidak boleh diperuntukkan pada kegiatan yang berbentuk produktif misalnya pengadaan stok barang jualan, untuk permodalan, dan lain sebagainya.

KPR memiliki peranan yang sangat penting untuk proses kepemilikan sebuah rumah karena mayoritas masyarakat menggunakan KPR untuk memfasilitasi pembiayaan proses pembelan rumah.

Sebuah riset menunjukkan bahwa 76.42% masyarakat menggunakan KPR dalam pembelian rumahnya.

Syarat Pengajuan KPR

Ada beberapa poin persyaratan yang sangat mendasar untuk pengajuan KPR. Salah satunya yaitu Anda harus memiliki usia 21 tahun paling sedikit.

Selain itu, anda harus pempunyai pekerjaan maupun penghasilan tetap, misalnya sebagai pegawai tetap, wiraswasta ataupun pekerja professional dengan lama kerja paling sedikit 1 tahun sebagai pegawai atau 2 tahun sebagai pekerja professional. Sedangkan beberapa dokumen yang harus Anda siapkan untuk pengajuan KPR adalah sebagai berikut.

  • Fotokopi KTP/ KITAS/ KITAP/ Paspor
  • Slip gaji pada bulan terakhir/ Surat Keterangan penerimaan Gaji
  • Fotokopi mutasi Rekening
  • Fotokopi Surat Praktek
  • Fotokopi Akte Perusahaan dan/ atau NPWP dan SIUP
  • Fotokopi Tagihan Kartu Kredit pada Bulan Terakhir
  • Fotokopi Kartu kredit

Jangan pernah melakukan jual beli dengan metode bawah tangan. Apabila rumah yang akan Anda beli dalam kondisi jaminan bank, lakukan pemindahan kredit ke Bank yang berkaitan serta buat akte jual beli yang dibuat oleh pihak notaris.

Jangan pernah melakukan transaksi pemindahan kredit atas dasar dasar kepercayaan. Jangan menggunakan tanda bukt yangi hanya berbentuk kwitansi karena bank tidak akan mengakui transaksi yang berupa hal tersebut.

Baca Juga : Alternatif Pinjaman Modal Usaha Selain Kur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *