Sejarah Kerajaan Laratuka

Diposting pada

Sejarah Kerajaan Laratuka – Selamat malam semuanya kali ini kita akan sedikit membahas mengenai sejarah dan asal usul dari kerajaan larantuka , tentu kita harus mengetahui sejarah atau peristiwa – peristiwa yang telah terjadi di masa lalu , karena kenapa ?

karena bangsa yang hebat adalah bangsa yang mengingat sejarahnya , itulah sedikit kutipan dari presiden pertama Ir.soekarno Hatta.

Sejarah Kerajaan Larantuka

Kerajaan larantuka merupakan sebuah kerajaan yang letaknya berada di nusa nipa yang artinya adalah pulang naga dalam bahasa local , sedangkan dalam bahasa portugis cabo de flores yang sekarang di sebut sebagai pulau flores dengan raja pertama yaitu Lorenzo,  sebagai kerajaan penting interaksi dengan kerajaan – kerajaan lain bahkan Negara lainpun terjalin. Larantuka yang sempat dipengaruhi ajaran hindu dari majapahit lalu menjelma menjadi kerajaan Kristen-katolik.

Kerajaan larantuka ini diperkirakan berdiri pada abad ke – 13 dan menurut catatan sejarah nasional diperkirakan berdiri pada abad ke – 14 , kerajaan larantuka yang meliputi wilayah kepulauan solor termasuk dalam wilayah ke – 4 yang di taklukan oleh majapahit , kepulaua solor sendiri terdiri dari , pulau flores bagian timur , pulau solor , pulau lembata dan pulau andonara.

Mitos dalam cerita rakyat bahwa kerajaan larantuka didirikan oleh seorang tokoh perempuan yang bernama watowele bersama suaminya yang bernama pati golo yang berasal dari keturunan bangsawan pulau timor dari kerajaan wehale , yang merupakan tokoh peranakan perempuan bangsawan jawa dan bangsawan kerajaan wehale, kerajaan itu semula di kenal dengan kerajaan ata jawa sebelum dikenal dengan kerajaan larantuka.

Watowele sendiri merupakan tokoh keramat yang diyakini dilahirkan dari gunung ilemandiri , dan merupakan cikal bakal keturunan satu satuya dinasti yang memerintah kerajaan larantuka dan di hormati sebagai keturunan langsung dari ile jadi , baru pada pemerintahan keturunan yang ke-3 yakni raja sira demon , pagu molang kerajaan larantuka menemukan bentuk pemerintahan tradisional yang lebih teratur dan yang tetap di pelihara hingga berakhirnya kerajaan larantuka.

Susunan pendudunya terdiri dari suku ile jadi yakni yang menganggap meraka suku asli yang berasal dari pulau atau gunung tertentu dan kelompok – kelompok suku tena mao , atau pendatang , dimana yang datang dari timur berasal dari ambon , lembata , dan alor , sedangkan dari timur disebut sebagai suku sina jawa , dan suku soge lio , kebanyakan suku ile jadi terdesak ke pedalaman dan kebanyakan pendatang mendiami pesisir.

Nah itu saja sedikit untuk hari ini , semoga bermanfaat dan bisa membantu kalian semua , jangan lupa share agar semakin banyak orang yang tau , sekian dan terimakasih.

Baca Juga : Biografi W.R. Soepratman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *