Sejarah Kalkulus : Pengertian Kalkulus

Diposting pada

Sejarah Kalkulus : Pengertian Kalkulus¬†–¬†Belajar merupakan aktivitas yang tidak boleh putus di dunia ini dan anda tidak boleh mengotakkan ilmu pengetahuan karenanya.

Artinya anda harus belajar semua ilmu termasuk ilmu-ilmu sosial dan ilmu alam.

Termasuk pula didalamnya adalah belajar ilmu matematika. Menurut sebagian orang belajar matematika bikin sakit kepala karena tingkat kesulitannya.

Padahal, jika anda terus berlatih dan rajin belajar, pelajaran ini menjadi menyenangkan.

Belajar matematika sangat bermanfaat bagi otak. Dengannya kita mampu berpikir dengan baik. Tidak hanya bisa berpikir abstrak tetapi juga mampu berpikir konkrit, logis dan konsisten.

Atas dasar itulah, pada artikel berikut kami jelaskan satu ilmu matematika terpenting yang harus dipelajari yaitu kalkulus.

Sejarah Kalkulus

Menurut etimologi bahasa, sejarah kalkulus diambil dari bahasa latin “calculus”. Definisi dari kata ini adalah batu kecil yang digunakan untuk berhitung. Penemuan kalkulus identik dengan paparan sejarah yang panjang.

Kurang lebih ada 3 fase sejarah yang melingkupinya, yaitu kalkulus di jaman kuno, jaman pertengahan dan jaman modern.

Pada zaman kuno, kalkulus sederhana sudah muncul di Mesir. Di dalam Papirus Moskwa Mesir, ditemukan bukti kalau masyarakat disana telah menggunakan penghitungan dengan kalkulus integral untuk menghitung volume piramida.

Di Jaman Pertengahan, disinyalir kalkulus ditemukan pertama kali oleh seorang matematikawan asal India bernama Aryabhata. Yang mana pada tahun 499 masehi dia telah menemukan konsep kalkulus kecil tak terhingga. 

Sedangkan kalkulus di jaman modern, muncul pada abad 17 di jepang setelah Seki Kowa berhasil menemukan gagasan tentang teorema dasar kalkulus.

Pengertian Kalkulus

Kalkulus merupakan cabang ilmu matematika yang berfungsi sebagai analisis perubahan. Didalamnya terdapat muatan kalkulus lengkap seperti turunan, integral, limit dan deret tak terhingga.

Kalkulus memiliki 2 cabang kajian yaitu kalkulus diferensial dan kalkulus integral. Keduanya hanya bisa dijelaskan menggunakan teorema dasar kalkulus bukan yang lain.

Teori dasar kalkulus kontemporer ditemukan oleh dua orang matematikawan dan ahli fisika. Dia adalah Sir Isaac Newton dengan Gottfried Wilhelm Lebniz.

Keduanya memfungsikan perhitungan kalkulus pada diskursus berbeda. Newton menggunakannya pada fisika sedangkan Gottfried menggunakannya untuk menentukan notasi kalkulus tertentu.

Peran Kalkulus

Kalkulus memiliki peran penting, vital dan mendesak untuk stabilitas keilmuan dunia. Bahkan ilmu inilah yang menjaga eksistensi sains, tehnik dan ekonomi tetap terjaga dari generasi ke generasi.

Bukan itu saja, kalkulus telah menjadi resolusi terakhir. Jalan keluar untuk masalah yang tidak bisa dipecahkan oleh ilmu matematika lainnya.

Itulah sejarah dan pengertian kalkulus. Semoga narasi singkat ini bisa meningkatkan pengetahuan kita bersama. Sehingga kita tidak risih lagi untuk belajar matematika.

Baca Juga : Pengertian Resistor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *