Pengertian Negara Maju dan Berkembang

Diposting pada

Pengertian Negara Maju dan Berkembang – Pada awalnya, istilah yang digunakan untuk mengkategorikan suatu negara adalah negara dunia pertama, kedua atau ketiga. Negara dunia pertama merupakan negara Amerika Serikat beserta sekutunya, yaitu Eropa Barat, Jepang serta Australia.

Negara dunia kedua terdiri dari Soviet serta Eropa Timur dan negara dunia ketiga adalah negara miskin yang masih memanfaatkan pertanian sebagai pencaharian utama, biasanya terdiri dari Afrika, Asia dan Amerika Latin.

Sebenarnya, pengkategorian suatu negara menjadi negara dunia pertama, kedua dan ketiga muncul karena perang dingin, itulah mengapa negara dunia pertama terdiri dari Amerika dan Sekutunya yang merupakan negara kapitalis, yang termasuk negara kapitalis pada saat perang itu terjadi, serta Soviet yang merupakan negara dengan ideologi komunis. Negara dunia ketiga adalah negara yang tidak terafiliasi dengan kedua blok.

Makin lama, istilah dunia ketiga sebagai negara yang sangat miskin dianggap kurang etis, terlebih setelah perang berakhir, Uni Soviet bukan lagi negara berkuasa, bahkan telah dibubarkan pada tahun 1991. Beberapa negara di Asia pun memenuhi syarat sebagai negara yang memiliki kekayaan yang dapat disejajarkan dengan negara dunia pertama. Pengkategorian yang sangat tidak jelas menurut standar saat ini. Hingga kemudian munculah istilah negara bergembang dan negara maju.

Pengkategorian negara maju atau negara berkembang didasarkan pada produk domestik bruto atau lebih familiar disebut GDP (gross domestic product) per kapita.

GDP adalah nilai jasa atau barang yang dihasilkan dari berbagai unit produksi di suatu negara dalam jangka setahun. Pengkategorian negara maju dan berkembang berdasarkan tidak hanya berdasarkan GDP, namun juga dilihat dari angka harapan hidup, kesejahteraan masyarakat, serta angka kematian bayi.

Negara maju biasanya memiliki angka harapan hidup yang tinggi, yaitu sekitar 75-80 tahun serta angka kematian bayi yang rendah, yaitu 10 per 1000 kelahiran. Rendahnya angka kematian bayi serta tingginya angka harapan hidup ini dapat terjadi karena kesejahteraan masyarakatnya terjamin. Terutama pada akses kesehatan, makanan yang sehat, serta lingkungan hidup yang bersih.

Selain itu negara maju biasanya merupakan negara industri, pendapatan warganya stabil serta pencapaian pendidikan. Sedangkan negara berkembang, bisa dibilang memiliki keadaan yang berkebalikan dengan negara maju dengan angka kematian bayi yang tinggi, pendapatan yang rendah serta standar hidup yang tidak layak.

Buka berarti apabila sebuah negara dikategorikan sebagai negara maju atau negara berkembang maka selama keberadaannya mereka akan tetap pada kategori tersebut, karena keadaan ekonomi selalu mengalami berkembangan, negara berkembang bisa saja keadaan ekonominya, terutama pendapatan GDP suatu saat dapat memenuhi kriteria negara maju.

Baca Juga :

Demikian juga negara maju, biasanya memang para warganya sejahtera dan terjamin, namun bukan berarti tidak ada kesenjangan sosial dalam masyarakat tersebut. Suatu negara bisa menjadi negara maju namun tetap ada kesenjangan yang besar, utamanya ekonomi di dalam negaranya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *