Pengertian Kebutuhan Sekunder Dan Faktor Yang Mempengaruhinya

Diposting pada

Pengertian Kebutuhan Sekunder Dan Faktor Yang Mempengaruhi Kebutuhan Sekunder – Kebutuhan manusia secara garis besar terbagi ke dalam 3 jenis yaitu Kebutuhan Primer, Kebutuhan Sekunder dan Kebutuhan Tersier.

Nah untuk postingan kami kali ini akan membahas tentang pengertian dan faktor yang mempengaruhi Kebutuhan Sekunder guna menambah wawasan dan bermanfaat bagi para pembaca.

Seperti yang kami jelaskan tersebut di atas, masing – masing orang yang hidup di Bumi ini pastilah mempunyai rasa atau ambisi terhadap suatu hal dan saat rasa tersebut berkembang menjadi sebuah hasrat yang sangat kuat maka bisa jadi sudah tidak mampu terbendung lagi sehingga bagaimanapun juga harus kembali melakukan sesuatu yang mampu membuat anda merasa nyaman dan lega.

Dengan bisa mengerti dan memahami penjelasan singkat tersebut di atas, maka faktor – faktor yang dapat mendorong munculnya Kebutuhan Sekunder dapat dengan mudah dijelaskan untuk diketahui, dimengerti,  dipahami lalu dilaksanakan.

Pengertian Kebutuhan Sekunder

Pengertian Kebutuhan Sekunder adalah ragam keperluan yang di dalam pemenuhannya dapat dilakukan setelah masing – masing Kebutuhan Primer sudah mampu dipenuhi dengan baik.

Keperluan Sekunder memegang peranan penting sebagai salah satu kebutuhan yang bersifat pendamping atau untuk penunjang Kebutuhan Primer yang di dalam usaha pemenuhannya tidak dilakukan secara mendesak atau tidak harus dengan segera dipenuhi karena bersifat tidak mengancam keberlangsungan kehidupan manusia.

Dalam hal ini masing – masing manusia pastilah tetap akan berusaha untuk melakukan sesuatu guna memenuhi keperluan hidup masing – masing karena apabila salah satu dari rangkaian keperluan ini tidak terpenuhi maka bisa mengancam bahkan mengganggu kegiatan dari manusia itu sendiri.

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kebutuhan Sekunder

1. Faktor dari tempat tinggal yang berhubungan dengan kondisi alam

Kondisi alam sifatnya berbeda – beda yang menyebabkan kebutuhan dari penghuninya juga mengalami perbedaan yang cukup mendasar.

Contohnya adalah untuk sekelompok orang yang sedang tinggal pada daerah dengan iklim atau cuaca dingin pastilah mereka akan membutuhkan untuk membeli pakaian yang hangat dan tebal.

Sedangkan untuk kelompok orang yang tinggal di area pemukiman bercuaca panas akan cenderung mengkoleksi busana tipis dan sedang trendy di dalam pergaulan.

Kondisi alamlah yang mendorong sekelompok manusia untuk dapat memperoleh barang – barang disesuaikan dengan kondisi alam.

2. Faktor peradaban manusia

Semakin tinggi keadaan peradaban di dalam suatu masyarakat maka akan semakin banyak tuntutan keperluan hidup harus dipenuhi yang berkualitas dan bermutu terhadap benda – benda yang diperlukan.

Dimana diketahui bahwa pada zaman purba, keperluan manusia jumlahnya sangat sedikit namun seiring dengan berkembangnya peradaban dunia mengalami kemajuan yang cukup pesat di segala bidang, maka keperluan manusia menjadi semakin banyak.

Contohnya adalah sekelompok orang – orang di pedalaman tentu saja tidak membutuhkan telepon rumah melainkan Handphone / HP sedangkan orang – orang di kota – kota besar terutama daerah perkantoran pastilah membutuhkan telepon rumah.

3. Faktor usia

Faktor usia sangat mempengaruhi keperluan hidup seseorang contohnya adalah kelompok bayi yang rata – rata berusia 0 s/d 6 bulan hanyalah memerlukan makanan berupa ASI saja sedangkan terhadap orang dewasa sudah membutuhkan makanan / minuman yang bersifat kompleks seperti nasi, lauk – pauk, sayur, buah – buahan segar dan susu (menu makan sehat : 4 sehat 5 sempurna).

4. Faktor agama

Seseorang yang menjadi pemeluk agama tertentu akan berbeda keadaannya dengan seseorang yang menjadi penganut aliran agama yang lainnya. Kebutuhan Sekunder mereka pun berbeda – beda.

Contohnya adalah Agama Islam biasanya akan melakukan Sholat dengan mengenakan kain sarung bagi yang laki – laki, dan untuk kelompok perempuan akan memakai mukena berwarna putih atau warna – warna yang lembut / natural.

Hal inilah yang menjadi kebutuhan berbeda – beda antara agama satu dengan agama yang lainnya.

5. Faktor pendapatan

Yang dimaksud dengan pendapatan dalam hal ini adalah salah satu faktor yang memiliki pengaruh besar terhadap pemenuhan keperluan hidup pada manusia.

Semakin tinggi penghasilan dari seseorang maka semakin tinggi pula keperluan hidup mereka yang wajib dipenuhi, begitu pula sebaliknya.

6. Faktor pendidikan

Semakin tinggi tingkat pendidikan yang dimiliki oleh seseorang maka akan berpengaruh yaitu semakin tinggi juga pemenuhan keperluan hidup mereka sehari – hari.

Contohnya adalah keperluan anak – anak SD berbeda dengan kebutuhan hidup para mahasiswa / wi.

7. Faktor adat – istiadat


Dalam hal ini, adat istiadat yang berlaku di dalam masyarakat tertentu merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kebutuhan hidup manusia.

Contohnya adalah ketika menghadiri upacara kawinan dari orang – orang Suku Betawi pastilah keperluan yang dibutuhkan berbeda – beda dengan upacara pernikahan terhadap orang – orang dari Suku Jawa.

Demikian kami menjelaskan, sekali lagi tujuannya adalah semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *