Pengertian Distribusi Menurut Para Ahli

Diposting pada

Pengertian Distribusi Menurut Para Ahli – Kita pasti pernah mengalami bahwa membeli rokok atau sabun di kios terdekat lebih mahal sedikit harganya dibandingkan bila kita membelinya di agen atau toko besar.

Meski demikian, toh kita tetap akan membeli barang tersebut dikarenakan jarak yang lebih dekat dan lebih mudah dijangkau dibanding harus ke tempat lain yang lebih jauh meski lebih murah.

Para penjual di kios tersebut mendapatkan keuntungan yang lebih karena jasa mereka yang memudahkan kita sebagai konsumen dalam menjangkau barang yang kita inginkan.

Hal inilah yang merupakan bagian dari proses distribusi. Proses distribusi tidak hanya menguntungkan pihak penjual kios namun juga memberi keuntungan bagi perusahaan yang memproduksi rokok atau sabun tersebut (produsen), dimana mereka tidak perlu bersusah payah mencari para langganan, hanya dengan mengusahakan dari sisi penyalurannya/ distribusinya.

Pengertian Distribusi

Secara umum, distribusi dapat diartikan sebagai suatu proses penyaluran atau penyampaian barang dari produsen ke konsumen. Untuk lebih memahami , berikut beberapa pengertian distribusi yang dikutip menurut para ahli yaitu:

  1. Menurut Kotler dan Keller (2010), saluran distribusi adalah organisasi-organisasi yang saling tergantung yang tercakup dalam proses yang membuat produk atau jasa menjadi tersedia untuk digunakan atau dikonsumsi.
  2. Menurut Soekartawi (2001), pengertian distribusi ialah aktivitas menyalurkan atau mengirimkan barang dan jasa supaya sampai konsumen akhir.
  3. Menurut Basu Swastha (2002), definisi distribusi adalah saluran pemasaran yang dipakai oleh pembuat produk untuk mengirimkan produknya ke industri atau konsumen.
  4. Menurut Assauri (2004), pengertian distribusi adalah kegiatan memindahkan produk dari sumber ke konsumen akhir dengan saluran distribusi pada waktu yang tepat.
  5. Menurut Tjiptono (2008), saluran distribusi dapat diartikan sebagai kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar dan mempermudah penyampaian barang dan jasa dari produsen ke konsumen, sehingga penggunaannya sesuai dengan yang diperluas (jenis, jumlah, harga, tempat dan saat dibutuhkan).
  6. Menurut Daniel (2003, p8), saluran distribusi adalah serangkaian dari organisasi yang saling bergantung yang memudahkan pemindahan kepemilikan sebagaimana produk-produk bergerak dari produsen ke pengguna atau pelanggan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *