Pengertian dari Sintesis Protein

Diposting pada

Pengertian dari Sintesis Protein – Setiap waktu selama 24 jam tanpa henti, tubuh kita selalu bekerja. Entah itu jantung yang memompa darah ke seluruh tubuh, hati yang membersihkan tubuh dari racun maupun proses-proses yang dilakukan oleh bagian terkecil dalam tubuh kita, yaitu sel. Di dalam tubuh, tepatnya di dalam sel terjadi sintesis protein.

Sintesis protein merupakan proses mengubah asam amino menjadi protein yang dibantu oleh DNA dan RNA. Dalam sintesis protein, terdapat dua proses, yaitu transkripsi dan translasi.

Transkripsi merupakan proses penyalinan DNA. Pada proses penyalinan DNA, DNA yang terletak di nukleus akan dibagi ke dalam kode tertentu oleh RNA polimerase.

Setelah proses membagi DNA ke dalam kode tertentu selesai, maka RNA polimerase akan membentuk mRNA yang merupakan salinan dari DNA.

Setelah salinan DNA sudah terbentuk, maka mRNA akan diantarkan ke ribosom yang merupakan tempat pembuatan protein. Ribosom terletak di sitoplasma, yaitu protoplasma badan sel yang terletak di luar nukleus.

Proses translasi di ribosom terjadi melalui penerjemahan kode DNA untuk dapat menghasilkan rantai polipeptida yang merupakan penyusun protein. Proses translasi ini terdiri dari tiga tahapan. Pada tahapan awal unit ribosom akan mengikat mRNA yang telah membawa kode genetik untuk pembuatan asam amino.

Kode genetik yang dibawa oleh mRNA ini juga akan dibuat untuk mengikat tRNA. Setelah tRNA terbentuk melalui pengikatan molekul, maka molekul dari tRNA akan mengikat dan memindahkan asam amino dari sitoplasma meunju ribosom. Asam amino pun diaktifkan. Kemudian dimulailah tahap pemanjangan. Pada tahapan ini asam amino akan dihubungkan oleh ikatan peptida yang membentuk rantai polipteda di ujung tRNA yang membawa asam amino.

Proses ini mwmbuat rantai polipteda memanjang karena antikodon yang berhubungan dengan kodon yang ada di ujung masing-masing tRNA.

Setelah tahapan pemanjangan terjadi, maka dimulailah tahap terakhir yaitu terminasi. Pada tahap terminasi antikodon pada tRNA akan bertemu dengan kodon dengan kode DNA yang lain. Pada proses ini rantai peptida yang terbentuk akan dilepaskan dari ribosom dan diolah untuk menjadi protein.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *