Pengertian dan Contoh Distribusi

Diposting pada

Pengertian dan Contoh Distribusi – Apa yang dimaksud dengan distribusi? Distribusi merupakan kata yang sering diperdengarkan dalam scope industri dan perdagangan. Distribusi sendiri menjadi “wakil” dari kegiatan penyaluran produksi kepada konsumen.

Lebih jelasnya, para ahli menjabarkan secara terperinci tentang pengertian distribusi.

Pengertian Distribusi Berdasarkan Pendapat Para Ahli

Terdapat lima pendapat para ahli mengenai distribusi, di antaranya:

  • Alma

Pada tahun 2007, Alma menyatakan bahwa distribusi merupakan sekelompok orang yang berjasa dalam menyalurkan barang kepada konsumen.

  • Daniel

Daniel menetapkan bahwa distribusi adalah kegiatan yang dilakukan untuk melancarkan transaksi para konsumen.

  • Philip Kotler

Pada tahun 1997, Philip Kotler mengungkapkan bahwa distribusi merupakan proses penyaluran hasil produksi kepada konsumen yang dilakukan oleh sekelompok oraang yang melakukan pemasaran.

  • Tjiptono

Pada tahun 2008, Tjiptono menuturkan bahwa kegiatan distribusi atau pemasaran yang dilakukan untuk memudahkan para pembeli.

  • Winardi

Pada tahun 1989, Winardi mengutarakan bahwa distribusi memiliki keterkaitan dengan penyaluran hasil produksi kepada para konsumen.

Secara terperinci, pengertian distribusi merupakan kegiatan yang memudahkan kegiatan produksi dan konsumsi atau dalam kata lain dikenal dengan sebutan perantara.

Berdasarkan pengertiannya, distribusi memiliki tujuan-tujuan yang lebih rinci selain bertindak sebagai perantara. Beberapa di antaranya adalah:

  • Menjaga keberlangsungan kegiatan yang diterapkan di perusahaan.
  • Menjaga kestabilan angka konsumen di berbagai daerah.
  • Memenuhi target produksi yang telah ditetapkan sebelumnya.
  • Memenuhi standar kualifikasi produk layak pakai atau konsumsi.
  • Menjaga keutuhan barang hingga sampai di tangan konsumen.
  • Memberikan nilai lebih dalam haal pelayanan.

Contoh Distribusi

Distribusi memiliki beberapa contoh, di antaranya adalah:

  • Distribusi tidak langsung

Distribusi tidak langsung merupakan distribusi yang dilakukan dengan melibatkan perantara seperti agen, para pedagang, dan lainnya. Adapun contoh distribusi tidak langsung adalah kegiatan ekspor dan impor.

  • Distribusi langsung

Berdasarkan naamanya, distribusi langsung dilakukan tanpa pelibatan perantara. Dengan kata lain, barang produksi langsung disampaikan kepada konsumen seperti membeli makanan, dan lainnya.

Distribusi dianggap memiliki peran penting dalam kegiatan ekonomi. Ini dikarenakan kegiatan distribusi ataupun pelaku distribusi (distributor) bersifat memudahkan kegiatan ekonomi itu sendiri. Tanpa adanya distributor, produsen dan konsumen akan mengalami “kewalahan” dalam menjamin keutuhan produksi hingga ke tangan konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *