Kesalahan Dasar dalam Social Media Marketing

Diposting pada

Kesalahan Social Media Marketing – Memakai media sosial sebagai strategi marketing, memang langkah yang cerdas. Karena peluang produk dikenal jutaan orang di seluruh dunia, terbuka lebar. Akan tetapi, jika salah penggunaan sosial media marketing, tentu hasilnya tidak akan maksimal.

Media sosial seperti facebook dan twitter adalah laman yang berisi jutaan orang yang sedang melakukan komunikasi. Karena itu, di tempat keramaian semacam ini, menawarkan produk/jasa, akan sangat menguntungkan. Maka dari itu, cegah kesalahan-kesalahan bermedia sosial ini.

1. Share Konten yang Salah

Untuk memasarkan produk di media sosial, tentu yang harus dilakukan adalah memposting produk tersebut secara rutin. Sehingga, pengunjung bisa membacanya sekaligus tahu manfaat-manfaatnya.

Maka dari itu, jangan sampai konten yang disebarkan salah. Apalagi sama sekali tidak terkait dengan produk. Karena ini akan mengecewakan konsumen yang awalnya tertarik berbelanja melalui postingan di media sosial.

2. Tidak Mencantumkan Call Center Perusahaan

Kesalahan selanjutnya adalah pengunggah tidak mencantumkan call center perusahaan baik online maupun offline. Seperti URL website, address email serta nomor hubung. Padahal, alamat-alamat tersebut sangat penting untuk pelayanan konsumen.

3. Memposting Foto-Foto Negatif

Terkadang, pebisnis yang menjalankan aktivitasnya di media sosial, tidak sengaja memposting hal-hal yang kurang baik. Padahal, ini bisa memengaruhi pada citra dirinya dan juga perusahaan yang dia miliki

Karenanya, siapapun yang menjadikan sosial media marketing sebagai strategi penjualan, maka kelola akun dengan sebaik-baiknya. Pastikan juga postingan foto selalu mengedepankan kesopanan dan tidak melanggar hukum.

4. Sebar Produk Lalu Ditinggalkan

Tidak dipungkiri, para pebisnis hanya ingin mencantumkan review produknya di media sosial saja. Setelah itu ia tinggalkan, menunggu pelanggan memesan. Padahal seharusnya, pasca menulis review, pebisnis harus tetap menunggu komentar orang yang ada di dalam akun. Supaya, chat tersebut bisa langsung di balas saat itu juga.

Ini juga strategi untuk menunjukkan sikap ramah pemilik produk. Sehingga, pembeli tertarik untuk membeli produk hanya pada akun tersebut tidak pada orang yang lain.

5. Akun Media Sosial Berganti-ganti

Terkadang pebisnis lupa kalau produk yang ditawarkan adalah hasil kerja jangka panjang. Karena itu seharusnya, akun media sosial yang digunakan sebagai strategi marketingnya, juga harus bertujuan jangka panjang.

Sayangnya ini sedikit terjadi. Yang banyak adalah pebisnis suka gonta-ganti akun fb dan twitter. Tentunya, ini membuat pengunjung malas untuk berkomentar di akun. Pasalnya, sudah ada keinginan untuk membeli, malah akunnya hilang dari peredaran.

Strategi sosial media marketing harus dilakukan jika ingin produk laris di internet. Namun, kesalahan-kesalah di atas harus dijauhi atau pebisnis akan menerima dampak yang sebaliknya, yaitu barang tidak laku.

Baca Juga : Cara Membuat Konten Viral

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *