Jenis Penyerbukan Bunga Tulip

Diposting pada

Jenis Penyerbukan Bunga TulipBunga Tulip diduga berasal dari bahasa Persia, yaitu turban karena dianggap berbentuk mirip. Tulip berasal dari Asia Tengah, dan tumbuh liar di kawasan pegunungan Pamir, pegunungan Hindu Kush, juga stepa di Kazakhstan.

Tulip juga merupakan bunga nasional Iran dan Turki. Walaupun demikian, justru Belanda yang dikenal dengan sebutan Negeri Bunga Tulip.

Tulip termasuk dalam tumbuhan menahun, yaitu tumbuhan yang dapat melanjutkan kehidupannya, walaupun telah bereproduksi atau menyelesaikan siklus hidupnya dalam periode waktu yang lebih dari dua tahun dari seluruh siklus hidupnya.

Tulip berumbi, memiliki ketinggian 10–70 cm, daunnya berlilin, berbentuk sempit memanjang berwarna hijau kebiru-biruan, dan memiliki bunga berukuran besar yang terdiri 6 helai daun mahkota. Tulip hasil persilangan menghasilkan bunga dengan berbagai macam kombinasi dan gradasi warna. Biji-biji tulip berbentuk bundar pipih yang dibungkus kapsul kering.

Penyerbukan, atau peristiwa jatuhnya serbuk sari ke permukaan putik, merupakan bagian penting dari reproduksi tumbuhan berbiji. Penyerbukan bunga tulip terbagi berdasarkan perantaranya yang dapat terjadi secara alami (dengan bantuan hewan, angin, dan air), atau buatan (dengan bantuan manusia).

  1. Penyerbukan dengan perantara hewan (zodiogami)

Hewan yang berperan dalam penyerbukan ini contohnya serangga dan burung. Penyerbukan ini terjadi pada bunga yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Bunga berukuran besar
  • Mahkota bunga berwarna mencolok
  • Memiliki nektar
  • Serbuk sari lengket
  • Mengeluarkan bau yang khas
  1. Penyerbukan dengan perantara angin (anemogami)

Penyerbukan ini terjadi pada bunga yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Mahkota bunga kecil atau tidak memiliki mahkota
  • Mahkota tidak berwarna mencolok
  • Bunga kecil dan ringan
  • Serbuk sari banyak, kecil, dan ringan
  • Bentuk kepala sari besar dan tangkai sari panjang
  • Kepala putik telentang keluar dan berbulu sehingga mudah menangkap serbuk sari
  • Kedudukan benang sari bergantung sehingga mudah tergoyang oleh angin
  • Tangkai bunga panjang
  • Tidak memiliki nektar atau kelenjar madu.
  1. Penyerbukan dengan perantara air (hidrogami)

Penyerbukan yang dibantu oleh air terjadi pada tumuhan yang hidup di air, seperti Hydrilla, teratai, dan enceng gondok.

  1. Penyerbukan dengan bantuan manusia (antropogami)

Biasanya dilakukan dengan teknik hibridisasi. Tumbuhan yang penyerbukannya dibantu oleh manusia adalah tumbuhan vanili

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *