Cara Pengolahan Ikan Beku
Cara Pengolahan Ikan Beku

Cara Pengolahan Ikan Beku

Diposting pada

Cara Pengolahan Ikan Beku – Seperti yang anda ketahui bahwa makanan segar seperti daging sapi, ayam, ikan laut dan yang lainnya kini banyak terpajang di konter – konter makanan beku di mall – mall sebagai salah satu solusi untuk anda yang bekerja di kantor dan jarang memiliki waktu luang untuk dapat memasak buat keluarga tetapi tetap ingin makan sehat.

Terlihat praktis, namun jangan lalai karena tetap saja risiko gangguan kesehatan mengintai apabila anda tidak memahami bagaimana cara mencairkan makanan beku tersebut dengan tepat sehingga tetap tersaji sehat.

Khusus untuk ikan beku yang baru anda beli dari mall – mall harus segera dimasukkan ke dalam kulkas. Jika tidak ada kulkas maka kemas ikan dalam bungkusan yang berisikan es batu agar tetap dingin sebelum disimpan di dalam kotak ‘termos’.

Suhu ideal dalam menyimpan makanan laut adalah di bawah 4 derajat C namun lebih baik jika menyimpannya di dalam lemari beku / ‘freezer’.

Karena bakteri yang bersarang di dalam daging ikan jumlahnya akan menjadi berlipat ganda dengan sangat mudah apabila berada di suhu ruangan (dalam jangka waktu yang cukup lama yaitu sekitar lebih dari 2 jam) tidak boleh dibekukan kembali dan langsung saja diolah.

Bagaimana Cara Mencairkan Ikan Beku Yang Tepat ?

Ada 3 cara mencairkan ikan beku secara garis besar antara lain sebagai berikut : membiarkan di dalam kulkas (pada bagian dasar kulkas), menyiram perlahan – lahan dengan menggunakan air dingin, dan menggunakan ‘microwave’.

Hal – Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Mengolah Ikan Beku

Untuk menghindari kondisi ikan beku menjadi membusuk dan kurang sehat atau berkurangnya rasa saat akan diolah menjadi masakan tertentu yang seharusnya rasanya gurih, maka di bawah ini kami akan memberikan beberapa cara mengolah ikan beku yang sehat antara lain :

1. Pindahkan olahan ikan beku dari freezer ke ‘chiller

Disarankan untuk menyimpan ikan dalam chiller atau lemari es pada bagian bawah freezer selama semalaman apabila ikan – ikan tersebut hendak dimasak keesokan harinya.

Dengan cara ini maka diharapkan ikan beku mudah mencair perlahan – lahan sehingga ikan tetap terjaga suhunya menjadi stabil dan berpengaruh baik terhadap tekstur dan rasa ikan tetap segar dan gurih.

Hindarkan membiarkan ikan beku begitu saja di meja dapur karena hal ini akan menyebabkan bagian luar daging ikan akan mudah menjadi rusak bahkan sebelum bagian dalam ikan mencair sepenuhnya.

2. Cairkan ikan beku dengan memanfaatkan air yang mengalir

Langkah awal adalah masukkan ikan ke dalam kantong plastik yang tertutup rapat untuk selanjutnya letakkan ikan beku ke dalam sepanci air dingin.

Rendam ikan dalam air dingin selama satu jam. Alternatif lainnya adalah dengan cara merendam ikan di bawah air dingin yang mengalir dimana aliran air harus stabil (jangan terlalu deras). Ini akan berpengaruh bagus yaitu proses pencairan ikan beku menjadi lebih cepat.

Untuk dapat melihat apakah ikan beku sudah mencair maka tekan dengan jari tangan anda pada tubuh ikan. Pastikan pada bagian dalam ikan benar – benar sudah mencair sepenuhnya. Hindarkan mencairkan ikan dengan memakai air panas karena meskipun ikan akan dengan cepat mencair namun tidak secara merata dan hanya akan merusak bagian luar ikan beku bersangkutan.

Pada bagian luar ikan yang terendam air panas akan mudah menjadi terkontaminasi bakteri sebelum bagian dalam daging ikan mencair dengan merata.

3. Cairkan dengan bantuan ‘microwave’

Pemanfaatan microwave sebagai salah satu alat guna mencairkan ikan beku sangat dianjurkan apabila anda segera memasak ikan beku tersebut.

Perhatikan saat akan mencairkan ikan di dalam microwave haruslah sering – sering mengecek ikan bersangkutan untuk dapat memastikan tekstur dan rasa ikan tidak berubah. Jika ikan terasa sudah lunak namun masih dingin maka hentikan proses pencairan.

4. Olah dengan cara mengukus

Apabila anda tidak memiliki banyak waktu luang di rumah untuk mengurus keperluan dapur maka untuk mencairkan ikan beku bisa dilakukan dengan cara mengukus ikan beku dengan mencampur 3 s/d 5 Cm air kaldu ikan lalu kukus secara perlahan – lahan.

Rasa dari daging ikan beku tidak akan mengalami banyak perubahan, masih bisa menjadi santapan lezat dan sehat dengan tekstur daging yang lembut.

Baca : Pengertian dan Proses Metamorfosis Nyamuk

5. Olang dengan cara memanggang

Ikan beku bisa diolah dengan cara dipanggang namun sebelumnya ikan diolesi dengan minyak zaitun secukupnya saja untuk selanjutnya diletakkan di atas pemanggang ikan datar. Panggang ikan sampai dagingnya benar – benar matang dan mudah dilepas dari tulang dan berwarna cokelat muda keputihan.

Gunakanlah bantuan ‘aluminium foil’ namun sebelumnya tetap saja ikan diolesi minyak dan diberi taburan bumbu – bumbu untuk menambah cita rasa gurih dari ikan bersangkutan.

Bungkus ikan dengan rapi memakai kertas aluminium foil lalu panggang pada alat pemanggang yang sudah panas. Ikan beku akan mulai matang dengan ditandai keluarnya asap dari dalam bungkus kertas .

Yang perlu diberi perhatian adalah hindari menyimpan kembali ikan asap dari ikan beku ke dalam freezer karena berpengaruh buruk terhadap tekstur daging ikan bisa rusak sehingga berpengaruh buruk terhadap sisi nilai gizi terkandung di dalam daging ikan.

Bakteri dan ‘mikroorganisme’ mulai berkembangbiak dalam daging dan kemungkinan besar bisa memicu terjadinya keracunan ataupun alergi bagi orang – orang yang menyantap hasil olahan kedua ini dan memang rentan terserang penyakit alergi.

Hindari untuk menekuk ikan beku saat sedang dalam proses pencairan karena justru akan menjadikan ikan mudah patah / putus dan penampilannya tidak utuh lagi.

Dengan contoh kecil lainnya yakni saat anda membuang kemasan ikan beku sebelum menyimpan ke dalam kulkas merupakan kesalahan kecil sehingga bisa mempengaruhi kualitas dari ikan yang anda beli menjadi kurang bagus.

Demikian kami rangkum tentang cara pengelolaan ikan beku sehingga tetap menghasilkan tampilan dan cita rasa enak saat diolah ke dalam beragam masakan dari ikan beku. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Sumber : Dosenternak.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *