Cara Budidaya Tanaman Sorgum (Terbukti Berhasil)

Diposting pada

Cara Budidaya Tanaman Sorgum – Tanaman yang sekilas pandang ini menyerupai Tanaman Rumput Gajah memiliki nama yaitu Tanaman Sorgum, dimana pada masing – masing negara asal dari tanaman ini tumbuh memberikan nama yang berbeda – beda.

Contohnya adalah di Afrika Barat, Sorgum dikenal dengan nama Jagung Guinea, di Afrika Selatan Sorgum dikenal dengan nama Jagung Kafir, di Cina dikenal dengan nama Kaoliang dan di India diberi nama Jola. Sedangkan di Indonesia sendiri, Tanaman Sorgum mempunyai banyak nama sesuai dengan daerah penghasil tanaman ini yaitu Jagung Pati, Jagung Centelan, atau Gandrung.

Tanaman Sorgum banyak mengandung zat Karbohidrat seperti halnya Tanaman Padi yang menghasilkan Beras. Namun bentuk dari panen Tanaman Sorgum adalah menyerupai dengan Tanaman Jagung.

Budidaya Tanaman Sorgum lebih mudah untuk dilakukan dibandingkan dengan menanam Padi, karena diketahui bahwa Tanaman Sorgum mampu tumbuh dengan subur meskipun dalam kondisi tanah sedang kekeringan.

Di Pulau Jawa, Tanaman Sorgum populer dengan sebutan Cantel dan kerap difungsikan sebagai Tanaman Sela / Tumpangsari. Namun pada daerah – daerah yang lainnya di Indonesia, Tanaman Sorgum jumlahnya masih sangat terbatas padahal diketahui bahwa Tanaman Sorgum mempunyai potensi besar untuk dikembangkan karena daya adaptasi yang besar, tahan terhadap hama, dan mampu ditanam pada lahan dengan kondisi sangat kering.

Untuk dapat membudidayakan Tanaman Sorgum dalam skala besar, maka dilakukan beberapa cara tersebut di bawah ini :

Lakukan pengolahan tanah yang benar

Perhatikan cara pengolahan tanah yang dilakukan sama halnya dengan budidaya pada Tanaman Jagung, yaitu wajib dibajak sekali atau dua kali untuk selanjutnya diratakan. Setelah tanah selesai dibajak maka siap untuk ditanami Tanaman Sorgum dan sebelumnya hindari dari gulma karena dapat menyebabkan Tanaman Sorgum tumbuh menjadi lambat yaitu seharusnya 3 s/d 4 minggu. Gulma terlalu rimbun menyebabkan Sorgum tidak mampu untuk bersaing tumbuh dengan subur, maka dari itu cabuti gulma lalu buat saluran drainase untuk memperlancar proses penyiraman atau mengalirkan air.

Fase penanaman

Di Indonesia, Tanaman Sorgum lebih banyak difungsikan sebagai Tanaman Seta terhadap tanaman utama yaitu Tanaman Kedelai, Tanaman Padi Gogo, atau Tanaman Palawija lainnya. Ketika anda akan mulai menanam, siapkan benih Sorgum yang berumur kira – kira 2 minggu, bisa dilakukan penjarangan menjadi 2 tanaman pada masing – masing lubang. Penyulaman Tanaman Sorgum dapat juga dilakukan dengan biji – biji Sorgum pilihan atau dengan memindahkan tanaman yang berumur sudah agak tua dengan cara putaran.

Fase pemeliharaan tanaman

  • Fase pemupukan

Berikan Pupuk Nitrogen adalah salah satu pupuk utama yang bermanfaat untuk budidaya Tanaman Sorgum dalam skala besar. Dosis yang dipakai dalam hal ini adalah bisa mencapai takaran sekitar 90 Kg Nitrogen. Diberikan sebanyak 2 kali yaitu dengan masing – masing ukuran 1/3 bagian ketika melakukan penanaman bersama dengan sisa pupuk yang digunakan.

  • Pembunuhan dan penyiangan

Budidaya Tanaman Sorgum pada awal pertumbuhan sangat sulit untuk melakukan persaingan dengan gulma liar yang tumbuh di area lahan. Maka dari itu lahan sebelumnya harus dibersihkan dari gulma. Ketika Tanaman Sorgum sudah berumur kira – kira 10 s/d 15 hari, maka lakukan penyiangan pertama. Selanjutnya adalah melakukan penyiangan yang kedua bersamaan dengan pembubunan setelah anda melakukan pemupukan kedua. Pembubunan dilakukan bertujuan untuk memperkuat dan memperkokoh batang Tanaman Sorgum.

Panen dan pasca panen

Sorgum yang siap panen bisa dilakukan dengan cara memotong atau memangkas tangkai – tangkai Sorgum rata – rata mulai dari 7,5 Cm s/d 15 Cm dibagian bawah biji – biji Sorgum. Pemangkasan wajib dilakukan dengan memakai sabit yang baru dan sangat tajam. Setelah Sorgum dipanen lalu keringkan dengan cara hasil Sorgum yang telah dipanen / dipotong tangkainya tadi dijemur sekitar 60 jam hingga kandungan air di dalam biji – biji Sorgum mencapai 10 s/d 12 persen. Tahap selanjutnya adalah penyimpanan, dilakukan dengan cara menggantung Sorgum di atas perapian dapur (tradisional).

Baca Juga :

Tanaman Sorgum bisa dipanen dalam sekali tanam sebanyak 3 kali karena umur panen Tanaman Sorgum adalah relatif lebih pendek yaitu hanya sekitar 55 hari saja. Kelebihan yang lainnya adalah tanaman ini tahan terhadap serangan hama dan penyakit, namun mudah diserang oleh gulma di awal pertumbuhan. Maka dari itu pada masa awal pertumbuhan, Tanaman Sorgum wajib benar – benar bersih terhadap gangguan gulma.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang cara budidaya Tanaman Sorgum, semoga bermanfaat !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *