Cara Budidaya Tanaman Belimbing

Diposting pada

Cara Budidaya Tanaman Belimbing – Pada artikel kali ini kita akan membahas sebuah topik mengenai cara budidaya tanaman belimbing.

Untuk lebih jelasnya, kita langsung saja ke pembahasan di bawah ini.

Mengenal Tanaman Belimbing

  1. Manfaat Tanaman Belimbing

Tanaman belimbing yang berasal dari Malaysia ini pada umumnya di tanam di pekarangan rumah. Tanaman belimbing memiliki banyak manfaat. Tidak hanya sebagai buah-buahan, tapi bisa juga digunakan untuk bahan olahan untuk manisan atau juga obat tradisional.

  1. Klasifikasi Tanaman Belimbing

Tanaman belimbing memiliki klasifikasi sebagai berikut :

1. Kingdom Plantae
2. Divisi Spermatophyta
3. Sub-divisi Angiospermae
4 Kelas Dicotyledonae
5. Ordo Oxalidales
6. Famili Oxalidaceae
7. Genus Averrhoa
8. Spesies Averrhoa Carambola

Syarat-Syarat Penanaman Tanaman Belimbing

  1. Iklim

Beberapa yang harus diperhatikan dari iklim ketika hendak menanam tanaman belimbing, adalah sebagai berikut :

  • Angin tidak boleh terlalu kencang karena akan mengakibatkan gugurnya buah atau bunga.
  • Curah hujannya harus rendah demi menjaga produktivitas tanaman belimbing
  • Melakukan tempat penanaman yang sesuai untuk tanaman belimbing dan mendapatkan sinar matahari yang memadai
  • Suhu dan kelembapannya disarankan pada tempat yang memiliki 7,5 bulan basah dan 3,5 bulan kering
  1. Media Tanam

Adapun yang harus diperhatikan untuk media tanam penanaman tumbuhan belimbing adalah sebagai berikut :

  • Tanahnya harus subur, banyak mengandung bahan organik dan memiliki drainase yang baik
  • Memiliki keasaman PH tanah sekitar 5,5-7,5 PH
  • Memiliki ketinggian 500 mdpl di dataran rendah.

 Cara Budidaya Tanaman Belimbing

  1. Pemilihan Bibit

Agar menghasilkan belimbing yang manis dan berkualitas, disarankan untuk memilih belimbing dari hasil cangkok atau okulasi yang telah berumur kira-kira 1 tahun dengan kondisi bibit yang baik tentunya.

  1. Media Tanam

Komposisi media tanam yang baik adalah Tanah : Pupuk Kandang : Sekam = 2 : 1 : 1.

  1. Tahap Penanaman Bibit

Setelah mendapatkan bibit yang baik untuk ditanam, berikut ini adalah langkah-langkah untuk menanamnya :

  • Siapkan pot dengan diameter 60 cm dan tinggi 40 cm
  • Taruhlah bata di bagian dasar pot tersebut setinggi 5 cm
  • Lalu masukan media tanam ke pot hingga setengah pot terisi
  • Lalu keluarkan bibit tanaman belimbing dari dalam pot dan potong sebagian akar yang dirasa terlalu panjang atau memakan ruang
  • Tanamlah bibit di tengah-tengah pot dan pastikan posisinya tegak
  • Lalu tambahkan kembali media tanam hingga hamper memenuhi pot dan siram tanaman secukupnya hingga media menjadi basah
  • Lalu tempatkan di lokasi teduh selama 1-2 minggu dan jangan lupa untuk menempatkannya di tempat yang terkena sinar matahari saat pagi hari.
  1. Tahap Pemiliharaan

Adapun tahap-tahap pemeliharaan yang harus dilakukan seperti penyiraman, pemupukan, pemangkasan, pembungkusan buah dan penjarangan buah.

  1. Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama yang biasanya menyerang tanaman belimbing adalah lalat buah. Jika buah belimbing dibelah, maka akan terlihat sebuah larva yang menggerogoti isi dari tanaman belimbing tersebut.

Langkah pengendaliannya adalah ketika buah belimbing besarnya seukuran jempol manusia dewasa, maka hendaklah dibungkus dengan kertas, daun pisang, daun jati dan kantong plastik. Lalu untuk buah yang berjatuhan di tanah, sebaiknya dibakar agar larva di dalam buah tersebut mati. Kita juga dapat menggunakan bahan kimia yang bersifat sex pheromon, seperti meti euganol, tentunya cara pemakainya harus sesuai yang tertera di label kemasan.

Demikian pembahasan mengenai cara budidaya tanaman belimbing.

Apa anda tertarik untuk menanam tanaman tersebut?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *